fbpx

Para pelaku bisnis, tidak lepas dari aktivitas pinjaman dana pada lembaga keuangan tertentu. Di era modern ini semua pelaku bisnis dipermudah dalam urusan peminjamanan uang untuk pengembangan bisnisnya. Anda dapat melakukan pinjaman tunai berjangka maupun sistem kredit. Namun, sebagian besar pemilik usaha kecil atau UKM lebih tertarik melakukan pinjaman jenis kredit demi pengambangan usahanya. Pinjaman usaha dengan sistem kredit dianggap lebih fleksibel dalam penggunaannya.

Untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan bisnis, para pelaku UKM memilih menggunakan kartu kredit bisnis maupun pinjaman lini kredit. Hal ini dianggap mempermudah dalam penggunaan dana untuk pembelian inventaris kantor, membayar tagihan, menutupi biaya operasional yang kurang, hingga membiayai kebutuhan darurat tak terduga. Lalu apakah perbedaan pinjaman lini bisnis kredit dengan penggunaan kartu kredit bisnis? Simak ulasannya sebagai berikut.

Menggunakan Kartu Kredit Bisnis

Menggunakan kartu kredit bisnis akan mempermudah Anda dalam melakukan berbagai transaksi bisnis, seperti pembelian dan pembiayaan kebutuhan tertentu secara fleksibel. Anda bisa melunasi tagihan pembayaran yang Anda lakukan dengan mudah jika menggunakan kartu kredit bisnis. Tak hanya iu saja, penggunaan kartu kredit bisnis ini juga mempermudah Anda dalam mendapatkan pelaporan dan pelacakan pengeluaran  yang sudah Anda lakukan secara digital. Kartu kredit bisnis juga memiliki limit yang lebih tinggi dibandingkan dengan kartu kredit pribadi.

Menggunakan Pinjaman Lini Bisnis Kredit

Lini kredit bisnis merupakan pinjaman dengan sistem bergulir dimana pemberi pinjaman akan menyediakan sejumlah dana tetap yang bisa Anda ambil atau gunakan sesuai kebutuhan. Pinjaman jenis ini bisa diakses kapan saja, Anda dapat melunasi atau membayarnya dan kemudian menggunakan kembali. Beban bunga yang harus dibayarkanpun tergantung jumlah uang yang Anda gunakan. Keuntungan lain lini kredit dengan kartu kredit yaitu ada beberapa transaksi yang hanya bisa dilakukan dengan pinjaman lini kredit bisnis dan tidak dapat dilakukan dengan kartu kredit bisnis. Misalnya, sewa properti, faktur dari vendor tertentu, dan penggajian karyawan.

Bagaimana Cara Mendapatkan Pinjaman Modal dengan Riwayat Kredit Buruk?

Salah satu persyaratan utama pengajuan pinjaman modal usaha adalah riwayat kredit bisnis Anda selama beberapa waktu terakhir ini. Peminjam dana yang memiliki riwayat kredit yang baik memiliki kesempatan yang besar mendapatkan persetujuan dari pemberi pinjaman. Hal ini dikarenakan, dengan riwayat kredit yang baik pemberi pinjaman merasa yakin bahwa Anda dapat melakukan pembayaran tepat waku.

Sementara, bagi perusahaan yang memiliki riwayat kredit buruk akan lebih banyak kemungkinan untuk ditolak saat mengajukan pinjaman. Namun, bukan berarti Anda yang memiliki riwayat kredit buruk tidak dapat mendapatkan pinjaman untuk bisnis Anda. Walaupun kredit bisnis Anda buruk, Anda bisa melakukan beberapa usaha untuk meyakinkan pemberi pinjaman agar mau menyetujui permohonan yang Anda ajukan. Bagaimana caranya? Simak tips berikut ini!

Pahami Konsep Pinjaman

Sebelum Anda mengajukan pinjaman kepada lembaga atau pemberi pinjaman tertentu, pahami dulu konsep pinjaman yang ingin Anda lakukan. Apakah Anda ingin mengajukan pinjaman dengan jaminan atau tanpa jaminan? Perlu dipahami, pinjaman dana tanpa jaminan ini lebih berisiko bagi kreditur atau pemberi pinjaman, sehingga pemberi pinjaman cenderung menerapkan bunga yang lebih tinggi. Namun, And tidak perlu menyerahkan barang berharga Anda kepada kreditur sebagai bentuk jaminan.

Sementara, jika Anda memilih pinjaman dengan jaminan, Anda perlu menyerahkan barang sebagai jaminan kepada pemberi pinjaman. Jaminan inilah yang akan menjadi aset kreditur apabila Anda tidak mampu melunasi pinjaman sesuai kesepakatan. Anda akan kehilangan barang berharga Anda yang dijadikan sebagai jaminan peminjaman dana, jika Anda tidak sanggup membayar hutang. Semua memiliki risiko masing-masing yang perlu Anda pertimbangkan berdasarkan kesanggupan Anda untuk mengembalikannya.

Temui Konsultan Kredit

Cukup sulit bagi Anda yang memiliki riwayat kredit bisnis yang buruk saat mengajukan permohonan pinjaman dana. Maka dari itu, mintalah bantuan konsultan kredit sehingga membantu Anda secara finansial ataupun emosional. Konsultan kredit akan menjadi jembatan bagi Anda untuk mendapatkan pinjaman dengan mudah kepada kreditur.

Pihak konsultan kredit akan menawarkan jasa mulai dari pembuatan anggaran penggunaan data yang lebih meyakinkan, negosiasi dengan kreditur, pembayaran pinjaman, strategi menabung, dan sebagainya. Jadi, pihak konsultan kredit akan membantu Anda meyakinkan pihak kreditur walaupun Anda memiliki kredit yang buruk.

Ajukan ke Beberapa Pihak

Siapkan dokumen-dokumen sebagai syarat pengajuan pinjaman dengan lengkap. Apabila persyaratan sudah lengkap, cobalah ajukan permohonan pinjaman kepada pihak tertentu. Jika ditolak oleh satu pihak, cobalah ajukan ke pihak lain. Mungkin memang tidak mudah untuk mendapatkan persetujuan dari pemberi pinjaman. Namun, Anda dapat mengevaluasi apa yang menyebabkan pengajuan Anda ditolak dan meminta saran yang tepat agar pengajuan bisa disetujui.

Tingkatkan Pendapatan Bisnis

Sambil mengajukan pinjaman ke berbagai pihak, Anda bisa meningkatkan pendapatan bisnis Anda dengan memperbaiki kualitas produk maupun srategi pemasaran. Hal ini bisa membantu Anda meningkatkan pendapatan secara bertahap. Dengan pendapatkan yang meningkat Anda dapat melunasi hutang terdahulu yang belum lunas. Dengan demikian secara perlahan akan memperbaiki riwayat kredit Anda.

Tak hanya itu saja, apabila pendapatan bisnis Anda mengalami kenaikan dari waktu ke waktu, maka akan menjadi nilai positif untuk bisnis Anda di mata kreditur. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan kreditur dan mempertimbangkan pengajuan Anda untuk disetujui.

Cari Pemberi Pinjaman yang Sesuai

Jika Anda merupakan pelaku UKM yang mencari pinjaman modal usaha kecil, disarankan untuk melakukan pinjaman lini kredit. Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa pinjaman dengan lini kredit mempermudah Anda dalam melakukan berbagai transaksi. Selain itu, Anda juga bisa mengambil uang kapan saja sesuai kebutuhan, sehingga Anda bisa mengontrol penggunaan uang.

Meskipun cenderung memiliki beban bunga yang tinggi, namun pinjaman lini kredit bisnis ini hanya membebankan biaya bunga yang harus Anda bayarkan sesuai dengan yang Anda gunakan. Apabila Anda dapat menggunakan uang dengan sebaik mungkin, maka lini kredit bisnis menjadi solusi tepat bagi pelaku UKM.

Cari pinjaman dana tanpa jaminan yang menawarkan persyaratan termudah yang mampu Anda penuhi. Sehingga mempermudah Anda dalam mendapatkan persetujuan pinjaman untuk kebutuhan bisnis Anda. Demikian ulasan tentang perbedaan lini bisnis kredit dengan kartu kredit bisnis yang bisa Anda gunakan untuk pembiayaan pengembangan bisnis.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Klik pada bintang untuk memberi rating!

Nilai rata-rata / 5. Jumlah vote:

Belum ada vote sejauh ini. Jadi yang pertama memberi tulisan ini rating!

Karena menurut Anda artikel ini berguna...

Ikuti kami di media sosial!

Contributor
Comments to: Perbedaan Pinjaman Lini Kredit dengan Kartu Kredit Bisnis

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.