fbpx

Break event analysis (BEP) atau yang juga dikenal sebagai analisis titik impas merupakan salah satu aspek penting yang bisa menjadi penentu maju, mundur, berkembang atau tidaknya sebuah perusahaan.

Sebuah usaha sangat perlu hukumnya untuk membuat analisis titik impas karena akan menjadi penentu kemana perusahaan akan berjalan. Terdapat 5 langkah mudah untuk membuat analisis titik impas atau penghitungan break event point. Cek informasinya di bawah ini!

5 Langkah Untuk Membuat Analisa Titik Impas Secara Efisien

Langkah pertama, menentukan biaya unit variable

Biaya variable hadir dalam dua karakteristik yaitu total biaya variable yang akan berubah secara proporsional dengan mengikuti perubahan volume atau kapasitas yang semakin besar kapasitas yang digunakan maka akan semakin besar juga total biaya variable dan juga berlaku sebaliknya.

Kemudian karakteristik yang kedua adalah biaya per unit yang tetap atau konstan. Sebagai contoh, biaya pemakaian bensin dan oli pada kendaraan yang dihitung pada jarak tempuh, akan tetapi harga setiap liter bensin dan oli tetap konstan dan tidak terpengaruh oleh jarak tempuh.

Sebagai ilustrasi, harga pertalite sebesar 8 ribu rupiah per liter. 1 liter pertalite dapat menempuh jarak 20 km. Lantas bagaimana perhitungan biaya variable per unitnya? Maka dari contoh tersebut, itu artinya bahwa biaya pertalite per 1 km adalah sebesar 8 ribu : 20 = 400 rupiah.

Langkah kedua, menentukan biaya tetap

Sebenarnya biaya tetap lebih penting daripada biaya variable. Biaya tetap adalah biaya yang ada kaitannya dengan kapasitas atau volume. Biaya tetap memiliki dua karakter. Karakter yang pertama yaitu karakter biaya tetap yang tidak berubah atau tidak dipengaruhi oleh periode atau aktivitas tertentu.

Kemudian biaya per unitnya berbanding secara terbalik dengan perubahan volumenya. Jika volumenya rendah, maka biaya tetapnya tinggi. Berlaku sebaliknya, pada volume yang tinggi maka biaya tetap per unitnya dibanderol rendah.

Sebagai contoh, kapasitas angkut sebuah mobil penumpang setiap harinya adalah sebanyak 50 orang penumpang dan 1 bulan terdapat 1500 orang. Jika ingin menambah jumlah penumpang lebih dari 1500 orang setiap bulan, maka harus menambah jumlah mobil untuk mengangkut penumpang.

Dari jumlah penumpang tersebut, kita harus melakukan penghitungan biaya penyusutan untuk mendapatkan taksiran biaya per unit dengan rumus :

(harga beli – nilai residu) : taksiran pemakaian

(200.000.000 – 20.000.000) : 10 tahun = 18.000.000.

Biaya tetap atau biaya penyusutan per tahun adalah sebesar 18 juta rupiah atau 1,5 juta rupiah per bulannya. Melalui biaya penyusutan yang didapatkan tersebut, maka biaya per unit masing – masing penumpang bisa dihitung melalui rumus :

Biaya unit per bulan = biaya tetap per bulan : jumlah penumpang per bulan

Langkah ketiga, menentukan harga jual unit

Menentukan harga jual unit tentu sangat berpengaruh pada perkembangan usaha dan penentuan laba. Jadi jika Anda sudah menentukan harga jualnya baru Anda bisa mencari tahu bagaimana cara menghitung laba penjualan produk Anda.

Cara menghitung laba bersih per unit nantinya bisa dihitung setelah ditemukan berapa biaya – biayanya dan berapa harga jual per unit atas produk yang dijual. Adapun beberapa faktor penting dalam penentuan harga jual meliputi :

Pelanggan

Suatu produk ditujukan untuk menarik perhatian pelanggan dan calon pelanggan potensial untuk membeli produk yang bersangkutan. Jadi Anda harus pastikan bahwa harga jual produk yang Anda tetapkan memang merupakan harga yang akan diterima dengan mudah oleh pelanggan.

Jangan membanderol harga terlalu tinggi karena akan ditolak pelanggan dan jangan juga menentukan harga jual terlalu rendah karena akan mendatangkan kerugian. Jadi banderol harga jual sewajarnya saja.

Pesaing

Perlu juga untuk melihat harga jual yang ditawarkan pesaing yang memiliki produk sejenis. Anda harus pastikan bahwa harga jual produk Anda dapat bersaing dengan harga jual produk pesaing. Itu artinya bahwa Anda harus memperhatikan tingkat keuntungannya.

Jika tingkat keuntungan yang telah ditetapkan menyebabkan harga terlalu mahal, maka ada baiknya Anda terapkan cara menghitung laba rugi produk dan turunkan potensi labanya untuk mendapatkan harga yang tidak berbeda jauh dengan harga yang ditawarkan pesaing sejenis.

Biaya

Faktor yang satu ini merupakan faktor paling utama dalam penentuan harga jual produk. Jangan sampai harga jual yang ditetapkan malah tidak menutup biaya – biaya yang terjadi karena jika hal tersebut yang sedang berlangsung, yang akan Anda dapatkan pada akhirnya hanyalah kerugian.

Langkah empat, tentukan volume penjualan dan harga satuannya

Titik impas atau break event point akan berubah seiring dengan perubahan volume penjualan suatu produk dan harga satuannya. Penghitungan break event point dalam unit dengan rumus :

BEP=FCP-VC

Keterangan dari rumus diatas bahwa :

BEP : Break Event Point

FC : Fixed cost atau biaya tetap

P : price per unit atau harga per unit

VC : Variable cost atau harga variable

BEP=FCP-VC

Keterangan dari rumus diatas bahwa :
BEP : Break Event Point
FC : Fixed cost atau biaya tetap
P : price per unit atau harga per unit
VC : Variable cost atau harga variable

Dari rumus tersebut kita bisa mengamati bahwa titik impas sama dengan total biaya tetap yang dibagi dengan selisih antara harga satuan dan biaya variablenya. Anda juga harus perhatikan bahwa didalam formula tersebut, biaya tetap dinyatakan sebagai total semua biaya overhead untuk perusahaan.

Sementara biaya harga dan biaya variable dinyatakan sebagai biaya per unit – harga untuk masing – masing unit produk yang sudah terjual.

Langkah kelima, membuat spreadsheet

Dalam melakukan penghitungan impas, Anda akan membuat atau menggunakan spreadsheet kemudian mengubah spreadsheet menjadi suatu  grafik. Spreadsheet tersebut akan merencanakan secara impas untuk setiap tingkat penjualan dan harga produk.

Kemudian juga akan dibuatkan suatu grafik yang menunjukkan bahwa Anda akan melakukan break event untuk masing – masing harga dan volume penjualan yang diharapkan atas suatu produk yang dihasilkan sebuah perusahaan.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Klik pada bintang untuk memberi rating!

Nilai rata-rata 4.2 / 5. Jumlah vote: 5

Karena menurut Anda artikel ini berguna...

Ikuti kami di media sosial!

Contributor
Comments to: 5 Langkah Untuk Membuat Analisa Break-Even atau Titik Impas Secara Efisien

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.