fbpx

Sebuah bisnis tentu membutuhkan modal sebagai penunjangnya. Jika dahulu peminjaman modal dilakukan secara konvensional, maka saat ini ada alternatif yang lebih mudah yakni melalui pinjaman online. Hal itu tentu memberikan efisiensi yang cukup baik bagi para pengusaha. Meskipun begitu, tidak hanya modal saja yang menjadi kebutuhan utama sebuah bisnis. Pengelolaan, tekad dan kerja keras serta ketekunan menjadi hal wajib yang harus dilakukan. Perlu diingat bahwa resiko kegagalan bisa terjadi kapan saja, oleh karena itu setiap pebisnis harus memiliki mental yang tertata.

Modal adalah pijakan dalam sebuah bisnis, dan hal itu seringkali menjadi kendala yang menghambat perkembangan bisnis. Selain masalah yang terkait dengan pinjaman modal usaha beberapa masalah seringkali tidak terduga. Sebagian besar penyedia jasa pinjaman selalu memberikan persyaratan berupa jaminan.

Mengapa harus cari pinjaman dana tanpa jaminan? Hal ini untuk meminimalisir masalah internal dalam bisnis yang terkait dengan permodalan. Tidak semua jenis bisnis dapat menyediakan aset penjamin dengan mudah.

Biasanya masalah internal merupakan penyebab utama kegagalan dalam sebuah bisnis. Dan sebagai seorang pengusaha anda harus siap untuk mengantisipasi terjadinya kegagalan dan potensi bangkrut. Hal-hal berikut ini mungkin terlihat sederhana, namun dapat menimbulkan masalah yang cukup kompleks hingga berakhir dengan kebangkrutan. Simak selengkapnya!

1. Arus Kas

Pengaturan arus kas atau pembukuan yang buruk dapat menjadi indikator penyebab runtuhnya pertahanan bisnis anda. Mengapa? Karena arus kas merupakan tonggak ukuran jumlah modal dalam sebuah bisnis. Meskipun sebuah perusahaan unggul di atas kertas, namun potensi kebangkrutan masih dapat terjadi apabila tidak diwujudkan dengan uang riil. Jadi, sangat penting untuk mengecek bagaimana kesesuaian antara pembukuan dan realita yang terjadi. Salah satu indikator keberhasilan suatu bisnis ditentukan oleh bagaimana anda mengatur keuangan anda.

Melalui pembukuan anda dapat mengetahui bagaimana modal anda masuk dan keluar. Sehingga dapat mengukur keuntungan dan kerugian. Jangan sampai pengeluaran lebih banyak daripada pemasukan. Hal itu tentu sangat berbahaya bagi bisnis anda, terutama jika anda tidak memiliki pembukuan yang baik dan teratur. Tentukan prioritas kebutuhan sehingga anggaran pembelanjaan tidak membengkak dan melebihi pemasukan. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas modal anda. Saat-saat awal menjalani bisnis adalah saat yang rentan. Jadi temukan strategi yang tepat untuk mengelola arus kas anda dengan memperhatikan pemasukan dan pengeluaran secara cermat.

2. Tidak Berinovasi

Bisnis dan inovasi adalah dua hal yang sangat lekat dan tidak dapat dipisahkan. Anda tentu tidak bisa tinggal diam ketika pebisnis lain memutar otak dan menemukan inovasi produk atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Ada banyak UMKM yang bangkrut dengan sangat cepat karena tidak mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen. Kebanyakan dari mereka terpaku dengan konsep lama yang sudah tidak lagi relevan dengan minat konsumen.

Inovasi memang sangat penting terutama yang terkait dengan perkembangan teknologi, namun tetap harus menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Pertumbuhan inovasi tidak semata-mata hanya menonjolkan sesuatu yang berbeda, tetap harus pada tempatnya dan jangan sampai melupakan prinsip berdagang yakni dengan modal kecil namun bisa menghasilkan keuntungan yang besar.

Dalam hal inovasi, anda masih harus tetap menjalin kerjasama yang solid dengan semua pihak yang terkait dengan bisnis anda. Cermati kebutuhan konsumen dan tingkatkan kepercayaan mereka dengan produk-produk inovatif anda. Dan jangan lupa untuk tetap mengatur keuangan bisnis anda dengan baik.

3. Tidak Mampu Berkompetisi

Bisnis adalah bisnis, tidak berjalan di tempat dan anda tidak sendiri, di luar sana ada bisnis-bisnis lain yang sejenis maupun tidak dan mereka dapat menyaingi usaha anda. Persaingan dalam dunia bisnis sangatlah ketat. Siapa yang paling jeli merespon perubahan dan melakukan pengembangan akan berada selangkah lebih unggul dibandingkan pebisnis lainnya.

Saat ini UMKM bertebaran di mana-mana dan mereka menawarkan berbagai macam konsep baik itu modifikasi atau konsep baru untuk para konsumennya. Jika anda hanya berdiam diri dan menetap pada konsep lama yang sudah tidak relevan atau kurang diminati, maka inovasi-inovasi para pebisnis lain akan menggerogoti bisnis anda.

Perubahan dapat terjadi dengan sangat cepat. Kepekaan dan kejelian anda  sebagai seorang pebisnis harus terasah dengan baik, namun jangan terlalu berlebihan pada konsep baru, pertimbangkan pasar dan perhatikan keadaan sekitar. Inovasi tidak selalu harus hal baru, anda bisa memodifikasi produk-produk dengan konsep lama menjadi konsep yang lebih segar dan relevan atau kekinian.

Kebanyakan perusahaan yang terlalu percaya diri dengan konsep baru mereka justru terpuruk karena konsep yang diusung tidak sesuai dengan kebutuhan konsumen. Jadi, adaptasi sangat penting dilakukan dan tetap pertahankan keunggulan produk atau jasa anda. Para konsumen membutuhkan solusi dari kebutuhan mereka, bukan sekedar konsep atau gaya semata.

4. Konflik Internal

Trust atau kepercayaan sangat dibutuhkan oleh semua pihak, baik anda sebagai pemilik bisnis, maupun mereka yang bekerjasama dalam bisnis anda dan terutama para konsumen. Kepercayaan merupakan hal dasar yang menjadi pondasi kejayaan suatu bisnis. Jika terjadi konflik internal di dalamnya, maka masalah besar sedang mendatangi anda.

Beberapa masalah yang sering terjadi pada UMKM-UMKM baru adalah terlalu banyak merekrut karyawan, terlalu berambisi untuk memperluas bisnis dan tidak mampu mengakomodir para pelanggan atau konsumen. Hal itu dapat mengakibatkan stabilitas bisnis menjadi goyah. Maka, untuk mencapai perkembangan bisnis yang maksimal, anda harus melakukan pengembangan secara bertahap, nikmati setiap progress-nya dan lakukan evaluasi untuk mengetahui apa saja yang harus diperbaiki, baik itu dari segi pelayanan, kerjasama, maupun produk yang dihasilkan.

Ingat, peran karyawan di dalam suatu perusahaan sangat penting. Jika mereka semua meninggalkan anda karena hilangnya trust atau kepercayaan maka hal itu adalah awal dari kehancuran bisnis anda. Sama halnya dengan pihak-pihak lain yang melakukan kerjasama dengan anda. Begitu pula dengan para konsumen. Kemampuan untuk berkomunikasi adalah hal yang wajib dikuasai. Anda juga harus berhati-hati setiap kali hendak mengambil sebuah keputusan bisnis.

5. Ketergantungan

Beberapa komponen penting seperti karyawan, pelanggan dan investor memang berperan besar dalam bisnis anda. Namun, anda tidak bisa sepenuhnya bergantung pada mereka. Terlalu bergantung kepada karyawan dapat mengakibatkan kualitas yang diterima menjadi tidak maksimal. Terlalu bergantung pada pelanggan dapat menyebabkan kerugian karena anda bisa saja membanting segalanya demi mendapatkan pelanggan. Dan terlalu bergantung pada investor membuat anda tidak mandiri dalam mengembangkan bisnis.

Kesemuanya memang sangat diperlukan, tapi jangan lupa, trust atau kepercayaan yang dimaksud tidak semata-mata anda harus memenuhi segalanya dan menggadaikan pondasi bisnis anda. Karyawan bisa meninggalkan anda, para pelanggan juga dapat beralih kepada produk dan layanan lain, begitu juga dengan investor, mereka akan mencari pemilik usaha yang memberikan keuntungan lebih besar. Maka, anda harus bisa mengantisipasi itu semua. Pertama tentu dengan kepercayaan baik anda maupun mereka. Kedua, anda harus mampu berdiri di atas kaki sendiri. Sikap mandiri sangat penting dimiliki oleh seorang pebisnis. Selain harus cakap bekerjasama, mereka tidak boleh lengah dan menjadi ketergantungan.

Kelima hal di atas adalah masalah-masalah yang paling sering dialami oleh para pemilik UMKM. Mungkin terlihat sederhana, namun dari hal-hal tersebut kestabilan bisnis anda dapat terganggu dan bisa mengakibatkan kebangkrutan. Dengan 5 hal tersebut, anda dapat mengetahui dasar-dasar untuk mengendalikan bisnis anda. Namun, bukan berarti tidak ada hambatan lain yang mampu merusak pertahanan sebuah bisnis. Adapun secara garis besar, tiap-tiap masalah di atas bertumpu pada cara anda mengatur keuangan di dalam sebuah perusahaan atau UMKM.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Klik pada bintang untuk memberi rating!

Nilai rata-rata / 5. Jumlah vote:

Belum ada vote sejauh ini. Jadi yang pertama memberi tulisan ini rating!

Karena menurut Anda artikel ini berguna...

Ikuti kami di media sosial!

Contributor
Comments to: 5 Kesalahan Ini Dapat Menghancurkan Bisnis Anda, Simak Cara Mengatasinya!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.