fbpx

Apapun bisnis yang sedang Anda tekuni, rekanan usaha memegang peranan yang besar dalam kesuksesan bisnis Anda. Praktek manajemen vendor yang tepat dalam berdagang diperlukan untuk membangun hubungan yang kuat dengan rekanan dan akan memperkuat kinerja perusahaan Anda di pasar.

Mengabaikan prinsip-prinsip pengelolaan berdagang yang baik  dapat menciptakan hubungan yang buruk yang kemudian dapat berpotensi membahayakan bisnis Anda.

Mengapa Manajemen Vendor itu Penting?

Waktu, uang, dan energi perlu dikorbankan untuk memelihara hubungan bisnis dan menjaga relasi suplier. Namun, hubungan manajemen dengan rekanan yang baik dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi jumlah pengeluaran, menciptakan kualitas yang lebih baik, dan layanan yang lebih baik dari rekanan. Apabila sebuah permasalahan muncul,  vendor yang dikelola dengan baik akan cepat memperbaiki situasi.

manajemen vendor

Tips Manajemen Vendor yang Tepat

Memilih Rekanan

Latihan manajemen vendor dimulai dengan memilih rekanan yang tepat dengan pertimbangan yang tepat. Proses  memilih rekanan bisa menjadi upaya yang sangat rumit dan menguras emosi jika Anda tidak tahu bagaimana melakukannya sejak awal. 

Anda perlu menganalisis kebutuhan bisnis Anda, mencari rekanan yang Anda harapkan, pimpin tim dalam memilih mitra yang cocok kemudian negosiasikan kontrak, hindarilah membuat kesalahan dalam negosiasi kontrak.

Jika Anda sedang di tahap memilah supplier yang tepat untuk diajak bekerjasama sebagai penyedia barang dagang grosir, pelajari artikel kami berikut disini.

Amati Prospek yang Ada

Saat anda mulai melirik rekanan, hati-hati, jangan terkecoh dengan “desisan tentang kemewahan.” Ukur kontrak yang masuk akal dan layak dari segi komersil, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa bergabung dengan bisnis Anda.  

Termasuk juga sederet peningkatan jumlah tenaga penjualan dan konsultan. Hanya karena mereka mengirim jumlah orang yang lebih banyak di awal, bukan berarti mereka akan disana juga saat persetujuan kontrak.

Hal mendasar yang Anda lakukan pertama ketika mencari rekanan yaitu tanyakan beberapa pertanyaan yang akan membantu Anda terhindar dari kesalahan yang mungkin terjadi. Sebagai contoh, bentuk proposal yang mereka usulkan, layanan atau proyek outsourcing yang dikuasai para rekanan. 

Tetap Fleksibel

Berhati-hatilah terhadap hubungan spesial ataupun hubungan yang bersifat membatasi. Sebagai contoh, adanya batas untuk menjalin kerjasama dengan rekanan lain atau dengan pelanggan di masa depan. 

Kontrak yang punya penalti yang berat untuk pelanggaran yang ringan juga harus dihindari. Apabila rekanan meminta kontrak jangka panjang, mintalah kontrak jangka pendek dengan opsi pembaruan kontrak.

Di sisi lain, Anda juga harus terbuka terhadap permintaan rekanan. Jika permintaan kecil dan tidak memberikan dampak yang cukup berarti bagi Anda, tetapi rekanan  bersikeras menambahkannya ke dalam kontrak, Anda dapat memilih untuk menerimanya. Sikap ini menunjukkan itikad baik Anda dan kesediaan Anda terhadap kontrak yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Pemantauan Kinerja

Sesaat setelah terjalinnya hubungan dengan rekanan, jangan berharap semuanya berjalan sesuai rencana dan akan dieksekusi dengan baik seperti yang tertulis di dalam kontrak. 

Kinerja rekanan harus dipantau secara rutin sejak dini, termasuk juga kebutuhan yang paling penting bagi bisnis Anda. Seperti, waktu pengiriman, kualitas kinerja layanan, penyelesaian pesanan, waktu menjawab panggilan, dan lain-lain.

Senantiasa Berkomunikasi

Yang harus digarisbawahi dalam latihan manajemen vendor yang baik adalah komunikasi, komunikasi, dan komunikasi! Jangan berpikir bahwa rekanan mengetahui dengan baik bisnis Anda atau jangan berpikir mereka dapat membaca pikiran Anda. 

Komunikasi yang terlaksana dengan baik akan meminimalisir kesalahpahaman dan permasalahan kecil yang mungkin terjadi sebelum menjadi masalah yang besar.  

Manajemen vendor memungkinkan Anda untuk membangun hubungan dengan pemasok dan penyedia layanan Anda yang akan memperkuat kedua bisnis. Manajemen vendor tidak menegosiasikan harga serendah mungkin, tetapi terus-menerus bekerja dengan vendor Anda untuk mencapai kesepakatan yang akan saling menguntungkan kedua perusahaan.

Untuk mempermudah komunikasi, gunakan perangkat pendukung CRM (customer relationship management) seperti Qontak.

Bagikan Informasi dan Prioritas

Kunci keberhasilan dalam manajemen vendor adalah berbagi informasi dan prioritas dengan vendor Anda. Itu tidak berarti bahwa Anda membuka buku-buku akuntansi dan memberi mereka ID pengguna dan kata sandi ke sistem Anda.

Tetapi, praktik manajemen vendor yang tepat hanya menyediakan informasi yang diperlukan pada waktu yang tepat untuk memungkinkan vendor melayani kebutuhan Anda dengan lebih baik. Ini mungkin termasuk informasi perkiraan terbatas, peluncuran produk baru, perubahan desain dan ekspansi atau perubahan relokasi.

Komitmen dan Persaingan

Salah satu tujuan manajemen vendor adalah untuk mendapatkan komitmen vendor Anda untuk membantu dan mendukung operasi bisnis Anda. Di sisi lain, vendor mengharapkan tingkat komitmen tertentu dari Anda. Itu tidak berarti bahwa Anda harus secara buta menerima harga yang mereka berikan. Selalu dapatkan tawaran kompetitif.

Izinkan Vendor Membantu Membuat Strategi

Jika vendor memasok bagian penting atau layanan untuk operasi Anda, undang vendor itu ke pertemuan strategis yang melibatkan produk yang mereka kerjakan. Ingat, Anda membawa vendor karena mereka dapat membuat produk atau layanan lebih baik dan atau lebih efisien biaya daripada yang Anda bisa. Mereka adalah ahli di bidang itu, dan Anda dapat memanfaatkan keahlian mereka untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.

Membangun Kemitraan untuk Jangka Panjang

Manajemen vendor memprioritaskan hubungan jangka panjang dibandingkan keuntungan jangka pendek dan penghematan biaya. Terus-menerus mengubah vendor untuk menghemat satu sen di sini atau di sana akan membutuhkan lebih banyak uang dalam jangka panjang dan akan berdampak pada kualitas. Manfaat lain dari hubungan jangka panjang termasuk kepercayaan, perlakuan istimewa dan akses ke pengetahuan orang dalam atau ahli.

Berusaha Memahami Bisnis Vendor Anda

Ingat, vendor Anda dalam bisnis juga ingin menghasilkan uang. Jika Anda terus-menerus bersandar pada mereka untuk memangkas biaya, kualitas akan berkurang, atau mereka akan gulung tikar. 

Bagian dari manajemen vendor adalah untuk menyumbangkan pengetahuan atau sumber daya yang dapat membantu vendor melayani Anda dengan lebih baik. Mintalah masukan atau bertanyalah pada vendor Anda untuk membantu Anda memahami sisi bisnis mereka dan membangun hubungan yang lebih baik antara Anda berdua.

Bernegosiasi untuk Agar Kedua Pihak Saling Diuntungkan

Manajemen vendor yang baik menentukan bahwa negosiasi diselesaikan dengan itikad baik. Cari poin negosiasi yang dapat membantu kedua belah pihak mencapai tujuan yang saling menguntungkan. Strategi negosiasi yang kuat memang dibutuhkan, tetapi jika kurang fleksibel dan merugikan salah satu pihak, maka akan membuat perjanjian atau negosiasi semakin alot dan tidak efektif.

Fokus Kualitas

Manajemen vendor lebih dari sekadar mendapatkan harga terendah. Paling sering harga terendah juga membawa kualitas terendah. Manajemen vendor akan memfokuskan kualitas untuk uang yang dibayarkan. Dengan kata lain: Nilai manfaat! Anda harus bersedia membayar lebih untuk menerima kualitas yang lebih baik. Jika vendor serius tentang kualitas yang mereka berikan, mereka tidak akan memiliki masalah menentukan detail kualitas dalam kontrak.

Membangun hubungan yang langgeng dan berkelanjutan dengan manajemen vendor, dapat berdampak positif terhadap kinerja vendor dan meningkatkan produktivitas bisnis perusahaan Anda. 

Apakah artikel ini bermanfaat?

Klik pada bintang untuk memberi rating!

Nilai rata-rata / 5. Jumlah vote:

Belum ada vote sejauh ini. Jadi yang pertama memberi tulisan ini rating!

Karena menurut Anda artikel ini berguna...

Ikuti kami di media sosial!

Comments to: 12 Praktek Manajemen Vendor yang Baik

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.